MEULABOH - Sejumlah elemen sipil di Kabupaten Aceh Barat, Jumat (29/10) yang tergabung dalam “Aliansi Umat Peduli Mentawai” mulai mengalang dana dari berbagai sumber guna disumbangkan ke Mentawai Sumatera Barat yang baru-baru ini dilanda gempa bumi dan gelombang tsunami. Bahkan, sebuah posko pengalangan sudah dibuka di Kantor SAR Meulaboh Kompleks Kantor Perpustakaan di Jalan Manekroo, Meulaboh. Kepada Serambi Jumat kemarin, koordinator pengalangan dana, Sabki Mustafa Sabli mengatakan, pengalangan dana ini dilakukan bersama-sama dan diharapkan dana dapat terkumpul banyak dan akan diserahkan ke korban tsunami dan gempa di Mentawai. “Kita membuka posko di Kantor SAR Meulaboh, bagi yang ingin menyumbang dapat diantar saja ke posko serta mengalang dari berbagai sumber,” ujar Sabki.
Menurutnya, organisasi sipil yang tergabung dalam “Aliansi Umat Peduli Mentawai” meliputi Pemerintahan Mahasiswa Universitas Teuku Umar (PEMA UTU) Meulaboh, Solidaritas Mahasiswa Bela Pendidikan (Sombep), Organisasi Radio Republik Indonesia (Orari), Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Ikatan Pelajar Mahasiswa Krueng Woyla (IPMKW), Ikatan Pelajar Mahasiswa Woyla Timur (IPMWT), Ikatan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI), Lembaga Perlindungan Anak (LPA), Marane Chanel, dan Satmenwa 112/Jopa UTU.(riz)
Menurutnya, organisasi sipil yang tergabung dalam “Aliansi Umat Peduli Mentawai” meliputi Pemerintahan Mahasiswa Universitas Teuku Umar (PEMA UTU) Meulaboh, Solidaritas Mahasiswa Bela Pendidikan (Sombep), Organisasi Radio Republik Indonesia (Orari), Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Ikatan Pelajar Mahasiswa Krueng Woyla (IPMKW), Ikatan Pelajar Mahasiswa Woyla Timur (IPMWT), Ikatan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI), Lembaga Perlindungan Anak (LPA), Marane Chanel, dan Satmenwa 112/Jopa UTU.(riz)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar